Home / berita umum / Syachrul Anto Meninggal Dalam Pencarian Korban JT 610

Syachrul Anto Meninggal Dalam Pencarian Korban JT 610

Syachrul Anto Meninggal Dalam Pencarian Korban JT 610 – Duka jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 belumlah selesai. Kehadiran beberapa ratus penumpang serta kru pesawat terdapat banyak yang belumlah sukses diketemukan serta diangkut. Pelacakan juga santer dijalankan sampai mencapai hari ke-6 pada Sabtu (3/11/2018) ini. Tapi, berita duka kembali ada. Kesempatan ini malah dari tengah salah satunya anggota team yang tengah lakukan penyelamatan. Penyelam dari Indonesian Diving Rescue Tim (IDRT) dibawah sinkronisasi Basarnas, Syachrul Anto (48), wafat pada Jumat (2/11/2018), waktu lakukan pelacakan korban di perairan Karawang, Jawa Barat. Kepergian Syachrul pasti menyebabkan duka mendalam untuk sama-sama team penyelamat, dalam soal ini Tubuh SAR Nasional serta keluarga yang dibiarkan. Beberapa ungkapan duka cita ada beragam pihak. Diambil dari account sah Instagram @sar_nasional, Kepala Basarnas Muhammad Syaugi katakan belasungkawa sekalian mengemukakan animo serta terima kasih atas dedikasi Syachrul. “Jadi Kabasarnas, saya ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya pahlawan kemanusiaan dari personil IDRT,” kata Syaugi. “Saya memberi animo yang setinggi-tingginya pada almarhum yang punyai kemampuan serta kualitas, senior, serta punyai jam terbang yang tinggi jadi relawan yang penuh dedikasi,” ujarnya.
Di kotak kometar upload Basarnas itu, nampak juga komentar dari account sah Kementerian Koordinator Kemaritiman, @kemenkomaritiman. “Insya Allah syahid,” tulisnya dengan memasukkan tagar fallen hero atau pahlawan yang gugur. Perkataan belasungkawa pun ada dari komika, sutradara, sekalian penulis novel, Ernest Prakasa lewat account Twitter-nya @ernestprakasa. “Syachrul Anto (48), pria asal Makassar yg gugur waktu jadi relawan selam buat evakuasi #JT610. Walaupun sesehari kerja jadi entrepreneur, beliau udah beberapa kali jadi relawan musibah. Selamat jalan Pak Syachrul,” catat Ernest dengan mengikutkan emoji sinyal terima kasih. Ungkapan belasungkawa pun ada dari Kementerian Perhubungan lewat account sah Twitter @kemehub151.
Korban udah diterbangkan ke kampung halamannya di Jalan Bendul Merisi Utara 8 Nomer 41, Kelurahan Bendul Merisi, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, pagi barusan waktu 05.00 WIB buat disemayamkan.

Dari upload Facebook yang menandai dianya sendiri, didapati Syachrul pun ikut serta dalam proses pelacakan korban di kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501 dalam akhir Desember 2014. Bahkan juga, ketika itu dia sebagai pemimpin team penyelam. Sampai sekarang Basarnas belumlah keluarkan pengakuan yang menuturkan yang memicu kematian yang dihadapi oleh Syachrul. Tapi, jenazahnya pernah diotopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja sebelum diterbangkan ke Surabaya.

About admin