Home / Uncategorized / Pemerintah Bekasi Siap Siaga Akan Kekeringan Air Bersih

Pemerintah Bekasi Siap Siaga Akan Kekeringan Air Bersih

Pemerintah Bekasi Siap Siaga Akan Kekeringan Air Bersih – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengambil keputusan wilayahnya dalam keadaan siaga darurat kekeringan. Status siaga itu diberlakukan karena banyak wilayah alami kekeringan serta kekurangan supply air bersih untuk kehidupan keseharian.

”Kami tentukan siaga darurat kekeringan yang menempa sembilan kecamatan, ” ungkap Kepala Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Aspuri pada Jumat, 15 September 2017 tempo hari. Menurutnya, siaga darurat ini diberlakukan sampai 1 November 2017 yang akan datang.

Sembilan kecamatan yang alami kekeringan itu ada di Kecamatan Cibarusah, Bojong Manggu, Cikarang Pusat, Serang Baru, Cikarang Selatan, Muara Gembing, Sukatani, Babelan serta Cikarang Timur. ”Kekeringan yang paling kronis ada di Cibarusah, ” tuturnya.

Aspuri mengakui, Pemkab Bekasi telah memberitahu status siaga darurat kekeringan ini pada Pemprov Jawa Barat untuk memberlakukan siaga darurat itu. Sekarang ini, pemerintah memberi pertolongan supply air yang di kirim PDAM Tirta Bhagasasi.

”Kami siagakan personel dengan delapan mobil tanki, tiap-tiap tanki diisi 5. 000 liter. Kami juga beri jeriken ke tiap-tiap kepala keluarga. Walau supply air, namun kami selalu awasi perubahannya, ” ujarpnya.

Aspuri menerangkan, beberapa lokasi yang alami kekeringan karena hujan tidak kunjung turun buat sumur dan mata air yang umum dipakai warga jadi kering. Tiga desa di Kecamatan Cibarusah dinyatakan jadi daerah yang alami kekeringan terparah.

Desa tersebut di antaranya, Pupusjati, Ridomanah serta Ridogalih dengan jumlah warga terdampak menjangkau 2. 659 keluarga. Karena kemarau berkelanjutan, beberapa ribu warga kesusahan terhubung air bersih. Sumur di dekat tempat tinggal mereka kering, bergitupun dengan mata air yang lain.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti menekan supaya pemerintah cepat tanggap untuk buat sumur artesis diwilayah itu manfaat menjawab jalan keluar kekeringan di lokasi Selatan Cikarang itu. ”Setiap th. kekeringan senantiasa berlangsung, di mana jalan keluar pemerintah menangani hal itu, ” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengakui, siaga darurat bencana yang dilaporkan pemerintah setempat mesti telah dikerjakan mulai sejak dua bulan kemarin. Sebab, kekeringan telah menempa mulai sejak tiga bulan kemarin. ”Ini bencana, ada aturan darurat bencana yang dapat dipakai untuk kekeringan ini, ” tuturnya.

About admin