Kemenangan Jokowi Memberi Kepastian Pada Dunia Usaha

Kemenangan Jokowi Memberi Kepastian Pada Dunia Usaha – Kelompok entrepreneur memberi respon hasil perhitungan suara Penentuan Presiden (Pemilihan presiden) 2019 oleh Komisi Penentuan Umum (KPU). Hasilnya, pencapaian suara pasangan Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin mencapai 55,50 %, sedang rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kantongi 44,50 %.

Ketua Umum Asosiasi Entrepreneur Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan hasil penghitungan suara sesuai keinginan dunia usaha. “Memang, utamanya ialah sesuai harapan,” katanya

Hasil perhitungan KPU dipublikasikan pada pagi hari barusan. Hasil ini menyaratkan Jokowi serta Ma’ruf Amin menang dalam pertempuran Pemilihan presiden 2019. Menurut Hariyadi, hasil ini sekaligus juga memberi kepastian pada dunia usaha.

Sebab, bermakna aktor usaha dapat membuat iklim sesuai dengan peraturan atau kebijaksanaan yang telah diambil pemerintah awalnya. Bahkan juga, peluangnya besar untuk meneruskan program-program yang sudah ditargetkan, khususnya berkaitan program infrastruktur.

Penentuan hasil penghitungan suara oleh KPU, dia nilai akan menggerakkan entrepreneur yang awalnya condong menanti serta memperhatikan (wait and see) untuk selekasnya meneruskan bisnisnya.

“Semua langsung jalan, tidak lagi ada wait and see. Semua akan langsung eksekusi. Kami langsung bisa istilahnya tancap gas, langsung bisa kerja dengan maksimal,” tambah Hariyadi.

Ketua Apindo Bagian Property serta Lokasi Ekonomi Sanny Iskandar memberikan tambahan penentuan hasil kalkulasi suara KPU yang memenangi Jokowi jadi calon petahana memberi keberlanjutan pada program-program serta kebijaksanaan sebelumnya. Tetapi, masih ada banyak pekerjaan yang butuh diperbaiki serta dinaikkan.

Khususnya berkaitan dengan penyelarasan serta harmonisasi peraturan baik antar kementerian atau penyelarasan peraturan di antara pemerintah pusat serta pemda.

“Itu yang sangat penting, sebab buat entrepreneur kepastian hukum nomer satu. Jadi, presiden harus mengambil sikap,” tuturnya.

Sanny yang memegang jadi Wakil Ketua Umum Kamar Dagang serta Industri (Kadin) Bagian Peningkatan Lokasi Ekonomi mengharap supaya situasi politik serta keamanan pasca-pengumuman sah KPU masih aman, hingga presiden dipilih bisa selekasnya disahkan.

Karena, situasi keamanan serta politik dalam negeri begitu memengaruhi ketetapan investor untuk memberikan investasinya ke depan. “Jika tidak aman investor akan memperhitungkan gagasan investasinya. Efeknya bukan sekedar ke pemerintah, tapi warga keseluruhannya,” tuturnya.

KPU memutuskan hasil penghitungan suara Jokowi-Ma’ruf Amin sekitar 85.607.362 suara resmi. Perolehan suara Jokowi-Ma’ruf sama dengan 55,50 % dari keseluruhan suara resmi pada Pemilihan presiden 2019 sekitar 154.257.601 suara.